Oleh: OBAT TRADISIONAL INDONESIA | 1 Januari 2009

Manfaat Daun Tempuyung

Tempuyung tumbuh liar di tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung, seperti di tebing-tebing, tepi saluran air, atau tanah terlantar, kadang ditanam sebagai tanaman obat. Tumbuhan yang berasal dari Eurasia ini bisa ditemukan pada daerah yang banyak turun hujan pada ketinggian 50 – 1.650 m dpl. Terna tahunan, tegak, tinggi 0,6 – 2 m, mengandung getah putih, dengan akar tunggang yang kuat. Batang berongga dan berusuk. Daun tunggal, bagian bawah tumbuh berkumpul pada pangkal membentuk roset akar. Helai daun berbentuk lanset atau lonjong, ujung runcing, pangkal bentuk jantung, tepi berbagi menyirip tidak teratur, panjang 6 – 48 cm, lebar 3 – 12 cm, warnanya hijau muda. Daun yang keluar dari tangkai bunga bentuknya lebih kecil dengan pangkal memeluk batang, letak berjauhan, berseling. Perbungaan berbentuk bonggol yang tergabung dalam malai, bertangkai, mahkota bentuk jarum, warnanya kuning cerah, lama kelamaan menjadi merah kecokelatan. Buah kotak, berusuk lima, bentuknya memanjang sekitar 4 mm, pipih, berambut, cokelat kekuningan. Ada keaneka-ragaman tumbuhan ini. Yang berdaun kecil disebut lempung, dan yang berdaun besar dengan tinggi mencapai 2 m disebut rayana. Batang muda dan daun walaupun rasanya pahit bisa dimakan sebagai lalap. Perbanyakan dengan biji.

Nama Lokal :
Jombang, j. lalakina, galibug, lempung, rayana (Sunda), tempuyung (Jawa), niu she tou (China), laitron des champs (Perancis), sow thistle (Inggris).;

Komposisi :

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Tempuyung rasanya pahit dan dingin.

KANDUNGAN KIMIA : Tempuyung mengandung oc-laktuserol, P-laktuserol, manitol, inositol, silika, kalium, flavonoid, dan taraksasterol.

EFEK FARMAKOLOGIS DAN HASIL PENELITIAN : 1. Penelitian pengaruh ekstrak air dan ekstrak alkohol daun tempuyung terhadap volume urine tikus in vivo dan pelarutan batu ginjal in vitro, menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: a. daun tempuyung tidak secara jelas mempunyai efek diuretik, namun mempunyai daya melarutkan batu ginjal. b. daya melarutkan batu ginjal oleh ekstrak air lebih baik daripada ekstrak alkohol (Giri Hardiyatmo, Fak. Farmasi UGM, 1988). 2. Praperlakuan flavonoid fraksi etil asetat daun tempuyung mampu menghambat hepatotoksisitas karbon tetrakiorida (CCL 4) yang diberikan pada mencit jantan (Atiek Liestyaningsih, Fak. Farmasi UGM, 1991).

BAGIAN YANG DIGUNAKAN : Daun atau seluruh bagian tumbuhan.

PENYAKIT YANG DAPAT DIOBATI: batu saluran kencing dan batu empedu, radang usus buntu (apendisitis), radang payudara (mastitis), disentri,  wasir, beser mani (spermatorea), darah tinggi (hipertensi), pendengaran berkurang (tuli), rematik gout, memar, bisul, dan luka bakar.

CARA PEMAKAIAN : Daun atau seluruh tumbuhan sebanyak 15 – 60 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, herba segar digiling halus lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau diperas dan airnya untuk kompres bisul, luka bakar, dan wasir.

CONTOH PEMAKAIAN :

1. Obat herbal radang payudara

Tumbuhan tempuyung segar sebanyak 15 g direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari.

2. Bisul

Batang dan daun tempuyung segar secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Air perasannya digunakan untuk mengompres bisul.

3. Daun Tempuyung obat herbal darah tinggi, kandung kencing dan kandung empedu berbatu

Daun tempuyung segar sebanyak 5 lembar dicuci lalu diasapkan sebentar. Makan sebagai lalap bersama makan nasi. Lakukan 3 kali sehari.

4. Kencing batu

a. Daun tempuyung kering sebanyak 250 mg direbus dengan 250 cc air bersih sampai tersisa 150 cc. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Habiskan dalam sehari. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

b. Daun tempuyung, daun alpukat (Persea americana), daun sawi tanah (Nasturtium montanum), seluruhnya bahan segar sebanyak 5 lembar, dan 2 jari gula enau dicuci bersih lalu direbus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4-nya. Setelah dingin disaring. Air yang terkumpul diminum 3 kali sehari, masing-masing 3/4 gelas.

c. Daun tempuyung dan daun keji beling (Strobilanthes crispus) segar masing-masing 5 lembar, jagung muda 6 buah, dan 3 jari gula enau dicuci dan dipotong potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 3/4-nya. Setelah dingin disaring, lalu diminum 3 kali sehari,masing-masing 3/4 gelas.

5. Pendengaran berkurang (tuli)

Herba tempuyung segar dicuci bersih lalu dibilas dengan air masak. Giling sampai halus, lalu diperas dengan kain bersih. Airnya diteteskan pada telinga yang tuli. Lakukan 3-4 kali sehari.

CATATAN : Kapsul Prolipid yang diindikasikan untuk obat herbal kolesterol tinggi dan menjaga kelangsingan tubuh juga mengandung tumbuhan obat ini.

Anda butuh kapsul daun tempuyung, kapsul kumis kucing, kapsul keji beling, atau kapsul herbal lain ? Klik saja blog : OBAT TRADISIONAL.

About these ads

Responses

  1. aku juga ngerasain khasiatnya tempuyung buat wasir
    hslnya berangsur sembuh dlm 2mgg. daun drebes sbnyak 11 lmbar dlm air 3gls rbus smpai jd il1gls saring ll minum 2x shri

  2. kira2 berapa lama daun tempuyung dapat memecahkan batu ginjal??? mohon penjelasannya!!! terima kasih banyak.

  3. mtl

  4. @Irfan: Prosesnya akan lebih lama jika sudah kronis, jadi pada penderita disarankan mengkonsumsi pagi sore. Untuk mencegah pakailah sehari sekali. Jika Anda tertarik obat herbal/obat tradisional silakan kunjungi: http://herba-therapy.blogspot.com

  5. @Synyster Gates: Jangan lupa klik ‘mrharibudiman’ di YOUTUBE ya ?

  6. @Ppipit: sipp… ternyata ada manfaat lainnya

  7. Thans gan atas inponya, sekaligus konfirmasi tukeran link, sudah saya link balik blognya(silakan di cek di link sahabat), terima kasih sudah mau bertukeran link…sukses selalu..

  8. @Rahasia Bisnis Sukses: Oke… Terimakasih

  9. thanks…. artikel.na..!

  10. @NABZIIELLA : Terimakasih juga atas kunjungannya, semoga menambah pengetahuan Anda tentang khasiat daun tempuyung.

  11. bisa nggak daun tempuyung ini di gunakan dalam keadaan dikeringkan terlebih dulu?

  12. @Nur Fahruddin : Bermacam cara memanfaatkan daun tempuyung. Ada yang makan daun tempuyung segar sebagai lalapan teman nasi. Daun tempuyung juga bisa dikeringkan. Caranya cuci dulu daun tempuyung segar hingga bersih, kemudian diangin-anginkan hingga kering. Daun tempuyung kering inilah yang nantinya direbus sebagai ramuan obat tradisional / bahan jamu godok. Bahkan sekarang daun tempuyung sudah dijadikan ekstrak, kemudian hasilnya dimasukkan ke dalam kapsul; jadilah kapsul daun tempuyung.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: